Lima Rahasia Memulai Bisnis

Hari ini saya membaca Buku berjudul Like a Virgin dari seorang pengusaha dari Inggris bernama RICHARD BRANSON, dalam bukunya beliau menuliskan Lima Rahasia Memulai Bisnis dan menjadikannya sukses.

"Bebanmu Akan Berat, Jiwamu harus Kuat, Tetapi Aku Percaya, Langkahmu Akan JAYA! Kuatkan Pribadimu!" -Hamka

1. Jangan lakukan jika tak menikmatinya

Untuk membangun bisnis butuh kerja keras dan waktu yang luar biasa banyak itulah sebabnya anda harus menikmatinya. Membangun bisnis tak lain adalah membangun sesuatu yang dibanggakan, mengumpulkan orang-orang berbakat dan menciptakan sesuatu yang akan mengubah kehidupan orang lain.

Pebisnis itu seperti seniman. Yang anda hadapi saat memulai sebuah perusahaan adalah kanvas kosong; Anda harus mengisinya. Persis seperti seniman cakap yang harus menempatkan setiap detail dengan tepat di kanvas, seorang pebisnis harus memastikan semuanya tepat diawal bisnis agar berhasil. Tetapi tak seperti karya seni, bisnis tak pernah selesai. Bisnis terus-menerus berkembang dan juga tak semudah itu menutupi kesalahan-kesalahan yang Anda lakukan.

2. Inovatiflah – buatlah perbedaan
Apapun produk, layanan atau merek Anda, tak mudah memulai sebuah usaha dan bertahan serta sukses di dunia modern ini. Bahkan anda harus melakukan tindakan lain yang radikal untuk meraih prestasi anda.

Lihatlah bisnis-bisnis yang paling berhasil dalam dua puluh tahun terakhir. Microsoft, Google, Apple dan Facebook, semuanya mengguncang dunia dengan melakukan sesuatu yang tak pernah dilakukan dan terus berinovasi tanpa henti. Sekarang, mereka menjadi bagian kekuatan yang dominan.

3. Kebanggaan bersama akan menghasilkan keajaiban
Bisnis tak lebih dari sekumpulan orang yang jelas-jelas menjadi aset terbesar anda. Bagi Richard, tak ada yang lebih menyedihkan daripada mendengar orang yang kecewa tentang tempat kerjanya. Ketika orang bangga dikaitkan dengan perusahaannya, perasaan ini membangkitkan tingkat Advokasi dan dedikasi khusus yang menjadi pembeda besar dalam dunia yang penuh dengan orang orang biasa dan masa bodoh.

4. Memimpin dengan mendengar
Untuk menjadi pemimpin yang baik, Anda harus menjadi pendengar yang baik. Anda jelas harus mengetahui pikiran Anda sendiri, tetapi tak ada gunanya memaksakan pandangan anda tanpa debat dan semacam konsensus. Tak seorang pun bisa memonopoli gagasan bagus atau saran yang baik.

Keluar, dengarkan orang lain, biarkan mereka mengungkapkan pikirannya, dan belajarlah dari mereka. Sebagai pemimpin anda juga harus pandai menyampaikan pujian. Jangan pernah mengkritik di tempat terbuka, jangan pernah kehilangan kesabaran dan selalu bersegera menghargai pekerjaan yang telah selesai dengan baik.

5. Perlihatkan diri Anda
Pemimpin yang baik takkan terkurung di belakang meja. Saya tak pernah bekerja dalam ruang kerja-saya selalu bekerja dari rumah, tetapi saya terus menerus keluar berkeliaran, menemui orang-orang. Saya selalu berpergian dan selalu membawa buku catatan untuk mencatat pertanyaan, perhatian atau gagasan bagus.

Jika terbang dengan salah satu pesawat Virgin, saya selalu berusaha keras menemui sebanyak mungkin awak kabin dan penumpang, dan biasanya selesai dengan selusin lebih saran dan gagasan. Bicaralah dengan Staf dan konsumen Anda di setiap kesempatan, dengarkan apa kata mereka, baik buruk atau baik dan tindaklanjutilah. Usahakan tetap Proaktif, Responsif dan bersahabat.

(Dikutip dari buku Like a Virgin (rahasia Bisnis yang tak diajarkan di sekolah manapun)

Semoga Bermanfaat
didotfirmanto

Leave a comment

Your email address will not be published.


*